Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Syariah, Cara Jitu Mengentaskan Kemiskinan

JAKARTA-Independent, Namanya kemiskinan pasti ada dimana-mana. Setiap ada orang kaya pasti ada juga orang miskin. Bila kita perhatikan bersama maka angka kemiskinan di Banda Aceh mencapai 7 persen lebih dan pengangguran mencapai 12 persen lebih.

Untuk itulah diperlukan program yang tepat sasaran. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Syariah adalah harapan untuk menumbuhkan perekonomian yang dapat menurunkan angka kemiskinan.

Salah satu upaya penanggulangan kemiskinan adalah dengan memutus mata rantai kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat di lembaga keuangan mikro, yaitu suatu lembaga penyedia jasa keuangan bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses bank karena berbagai keterbatasannya.

Sekarang telah hadir salah satu Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Syariah untuk memberdayakan usaha kecil dan industri rumah tangga di Banda Aceh. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) syariah ini diberi nama PT Mahirah Muamalah Syariah.

Dalam acara soft launching Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Syariah yang dilakukan oleh Walikota Banda Aceh Aminullah Usman, Senin 11 September 2017, ada beberapa hal yang menjadi perhatian kita bersama.

Pendirian perseroan Lembaga Keuangan Mikro Syariah mencakup pemberian dukungan pembiayaan, peningkatan akses, kinerja, pemberian jasa konsultasi usaha mikro, usaha kecil dan usaha rumah tangga, serta memperluas kesempatan kerja dan mengurangi kemiskinan.

Pembentukan Lembaga Keuangan Syariah Kota Banda Aceh ini dirasakan sangat urgent dan membutuhkan proses yang cepat, sehingga upaya-upaya peningkatan aktivitas ekonomi khususnya dalam skala kecil dapat di dorong lebih cepat pertumbuhannya.

DPRK Banda Aceh mendukung lembaga Keuangan Mikro (LKM) Syariah sepenuhnya, penuntaskan Qanun Lembaga ini secepatnya serta menyetujui penyertaan modal.

Dalam 60 hari kedepan OJK akan mengeluarkan izin serta dukungan penuh dari Bank Indonesia (BI) cabang Banda Aceh.

Lembaga Keuangan ini diharapkan juga diharapkan dapat membebaskan masyarakat pelaku usaha kecil dari praktek peminjaman modal dari lembaga yang tidak resmi yang justru memberatkan pelaku usaha kecil, seperti mendapatkan modal dari rentenir.

Targetkan PT Mahira Mumalah bisa beroperasi paling lambat pada awal 2018 nanti. Waktu yang tersisa, diakui oleh Walikota cukup untuk mengurus segala persyaratan yang dibutuhkan, baik yang dibutuhkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh maupun Kementrian terkait.

Lembaga keuangan mikro merupakan bagian dari industri keuangan non bank (IKNB) yang memiliki target pasar masyarakat kalangan bawah, terutama masyarakat yang hidup dalam kemiskinan.

Industri keuangan non bank (IKNB) syariah menyediakan instrumen dan produk keuangan mikro yang dilandasi oleh norma dan nilai dalam keuangan syariah, seperti dilarangnya riba, gharar, dan maysir.

Nantinya setelah Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Syariah beroperasi penuh di kota Banda Aceh maka angka kemiskinan bisa ditekan serendah mungkin dan terwujudnya masyarakat ekonomi yang lebih baik daripada meminjam modal dari rentenir untuk usaha mereka yang bunganya mencekik leher.

SUMBER : https://www.kompasiana.com/independentnews/59bc3908f3d9e555915fb662/lembaga-keuangan-mikro-lkm-syariah-cara-jitu-mengentaskan-kemiskinan